Di KTT ASEAN, Jokowi Sampaikan Sejumlah Pandangan Indonesia Terkait Kekerasan di Myanmar

Sabtu, 24 April 2021 21:08 WIB

Share
Di KTT ASEAN, Jokowi Sampaikan Sejumlah Pandangan Indonesia Terkait Kekerasan di Myanmar

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID -- Indonesia terus menyerukan akan agar negara-negara anggota ASEAN mendesak Junta Militer Myanmar menghentikan kekerasan pasca kudeta militer disana. 

Presiden Joko Widodo atas nama negara dan rakyat Indonesia menyampaikan sejumlah pandangan di KTT ASEAN yang digelar pada Sabtu (24/4) ini gedung sekretariat ASEAN di Jakarta. 

Antara lain yang disampaikan Kepala Negara adalah, penghentian kekerasan dan pengembalian demokrasi serta perdamaian di Myanmar.

Pemimpin Junta Mililiter Myanmar juga diminta untuk berkomitmen dalam sejumlah hal. Terutama penghentian kekerasan.

"Permintaan komitmen pertama, penghentian penggunaan kekerasan dari militer Myanmar. Di saat yang sama, semua pihak harus menahan diri sehingga ketegangan dapat diredakan," tuturnya.

Pandangan lainnya yang disampaikan Jokowi yakni meminta junta Myanmar melakukan proses dialog yang inklusif, pelepasan tahanan politik. 

"Perlu segera dibentuk special envoy ASEAN, yaitu Sekjen dan Ketua ASEAN untuk mendorong dialog semua pihak di Myanmar," kata Jokowi.

Ketiga, komitemen pembukaan akses bantuan kemanusiaan dari ASEAN yang dikoordinasi oleh Sekjen ASEAN.

"Indonesia berkomitmen untuk mengawal terus tindak lanjut dari komitmen tersebut agar krisis politik di Myanmar dapat segera diatasi," tandas Jokowi.

Reporter: M Azzam Fatih
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler