Makin Ganas! India Hadapi Kremasi Massal Jenazah Imbas Covid-19

Selasa, 27 April 2021 18:47 WIB

Share
Makin Ganas! India Hadapi Kremasi Massal Jenazah Imbas Covid-19

NEW DELHI, POSKOTA.CO.ID - Dalam beberapa hari terakhir, negara India dilanda 'amukan' Viruscorona Disease (Covid-19) yang mengakibatkan ibu kota New Delhi mencatatkan rata-rata 350 kematian dalam sehari.

Saking banyaknya jumlah korban tewas akibat Covid-19 itu, tempat krematorium tak sanggup menampung dan membakar jenazah setiap harinya.

Dikutip dari Al Jazeera, pada hari Selasa (27/4/2021), India melaporkan sebanyak 2.812 orang meninggal akibat Covid-19. Dengan jumlah tersebut, saat ini kasus kematian Corona di India sudah mencapai 195.123 orang.

Tak hanya itu, selama lima hari berturut-turut pun penambahan kasus Covid-19 di India berada di atas 300.000 kasus dalam sehari.

Lonjakan kasus Covid-19 ini membuat India tampak sangat menderita. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya mayat yang bergelimpangan sampai-sampai layanan penguburan dan kremasi menjadi kewalahan.

Di Kota Delhi, korban meninggal akibat Lonjakan kasus Covid-19 ini membuat India tampak sangat menderita. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya mayat yang bergelimpangan sampai-sampai layanan penguburan dan kremasi menjadi kewalahan.

Di Kota Delhi, korban meninggal akibat Covid-19 sampai harus dikremasi secara massal. Pihak berwenang pun sampai diminta untuk menebang pohon di taman kota untuk membantu proses kremasi korban Covid-19.

Banyaknya jumlah korban meninggal ini membuat masyarakat harus rela untuk melewatkan upacara pemakaman dan ritual lengkap dalam proses kremasi yang diyakini oleh umat Hindu.-19 sampai harus dikremasi secara massal. Pihak berwenang pun sampai diminta untuk menebang pohon di taman kota untuk membantu proses kremasi korban Covid-19.

Banyaknya jumlah korban meninggal ini membuat masyarakat harus rela untuk melewatkan upacara pemakaman dan ritual lengkap dalam proses kremasi yang diyakini oleh umat Hindu.

"Kami hanya membakar mayat saat mereka tiba," kata Mamtesh Sharma, seorang pejabat di krematorium Bhadbhada Vishram Ghat.

Halaman
Reporter: Arika
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler