Semakin Mencekam, Angka Positif Covid-19 di India Tembus 400 Ribu Kasus Per Hari

Sabtu, 1 Mei 2021 23:09 WIB

Share
Semakin Mencekam, Angka Positif Covid-19 di India Tembus 400 Ribu Kasus Per Hari

NEW DELHI, POSKOTASULSEL.CO.ID - Situasi pandemi Covid-19 di India semakin mencekam. Negara itu telah mencatat lompatan dramatis. Dari 200 ribu positif Covid-19 perhari, kini melonjak drastis menjadi 400 ribu.

Bahkan, tingkat kematian Covid-19 disebut seperti gelombang tsunami. Ini adalah jumlah kasus harian terbesar yang pernah ada, ketika gelombang virus korona kedua melanda India.

Menurut Kementerian Kesehatan, India mencatat 401.993 infeksi harian baru, serta 3.523 kematian dalam 24 jam terakhir.

Angka itu kian suram karena di beberapa negara bagian, termasuk Maharashtra, melaporkan kekurangan botol vaksin virus corona yang membuat mereka tidak bisa lagi memvaksinasi orang lain.

India sebelumnya berfokus pada vaksinasi pekerja garis depan dan orang dewasa di atas usia 45 tahun. Sejauh ini pemerintah menggratiskan vaksin. Dan rumah sakit swasta telah diizinkan untuk menjual suntikan dengan harga yang dibatasi 250 rupee, atau sekitar 2,50 poundsterling.

Namun sekarang ini akan berubah karena harga untuk pemerintah negara bagian dan rumah sakit swasta akan ditentukan oleh perusahaan vaksin.

Beberapa negara bagian mungkin tidak dapat memberikan vaksin secara gratis karena mereka membayar dua kali lipat dari pemerintah federal untuk botol yang sama, dan harga di rumah sakit swasta dapat meningkat secara dramatis.

Gelombang Covid-19 kedua yang melemahkan India dan kekurangan oksigen medis telah menghasilkan pasar gelap di mana silinder dijual dengan harga hingga 15 kali lipat dari harga aslinya.

“Saya pikir, di bumi ini, Anda tidak akan pernah melihat situasi di mana orang sekarat dan kami dipaksa untuk memberikan oksigen, atau bantuan ajaib, kepada orang-orang yang duduk di mobil mereka,” kata Manjinder Singh Sirsa kepada ITV News, dilansir Pedomanrakyat.com, Sabtu (1/5/2021).

Dalam upaya untuk mencegah penderita virus korona dibayar mahal, Singh dan relawan Sikh lainnya di Delhi telah menawarkan oksigen gratis kepada orang-orang di dalam mobil.

Halaman
Reporter: Arika
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler