Tak Ingin Seperti di India, Danny Tegaskan Tempat Usaha Taat Protokol Kesehatan

Senin, 3 Mei 2021 22:59 WIB

Share
Tak Ingin Seperti di India, Danny Tegaskan Tempat Usaha Taat Protokol Kesehatan

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID - Menindaklanjuti terkait melonjaknya jumlah pengunjung dipusat perbelanjaan Kota Makassar jelang perayaan Idul Fitri, Wali Kota Makassar Danny Pomanto menggelar rapat koordinasi (Rakor), Senin (3/5/2021).

Danny Pomanto Rakor bersama Relawan Makassar Recover dan Satgas Raika di ruang Sipakatau, lantai ll Kantor Balaikota Makassar.

Dia mengatakan hal ini penting untuk dibahas sebab dikhawatirkan menambah klaster baru penyebaran Covid-19 seperti yang terjadi India akibat adanya pelonggaran hingga menimbulkan banyak korban tewas.

"Hari Kamis (29/4) lalu, kita telah pertegas mengeluarkan aturan dengan surat edaran untuk melarang mudik, makanya hari ini kita kumpulkan semua pemilik usaha dan acara," katanya.

"Kita hadirkan dalam rakor ini, karena tanpa dukungan dari mereka tindakan dilapangan saja tidak akan cukup ," lanjutnya.

Menurut Danny memasuki Hari Raya Idul Fitri yang sisa tinggal satu minggu lagi, utamanya pada puncak malam lebaran pihaknya terus melakukan sosialisasi dan penegasan bagian dari peneguran pengusaha.

"Tidak ada waktu lagi untuk tegur satu, dua, tiga. Kali teguran, karena kalau sudah satu, dua kali teguran sudah habis harinya. Maka insyaallah saya yakin tanpa teguran pun seluruh pemilik usaha dan acara akan melaksanakannya aturan dengan baik," jelas Danny.

Sebelumnya, Danny Pomanto geram, pasalnya pihaknya telah melayangkan surat edaran agar tetap beraktivitas tapi tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Danny pun melakukan tindakan tegas turun langsung melakukan penyidakan di Mal Panakukang Makassar, Minggu (2/5/2021) malam. Dia mengatakan pihaknya tidak melarang aktivitas ekonomi dilakukan di Kota Makassar, namun virus Covid-19 tetap harus diwaspadai.

"Saya meminta pengelola mal untuk menerapkan sistem protokol pintu masuk. Artinya, jika sudah melebihi kapasitas mal maka pintu harus ditutup," katanya.

Halaman
Reporter: Arika
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler