Masyarakat Sulsel Telah Kehilangan Ulama Kharismatik dan Tokoh Inspirasi dalam Menjaga Toleransi Antar Umat

Senin, 17 Mei 2021 15:16 WIB

Share
Masyarakat Sulsel Telah Kehilangan Ulama Kharismatik dan Tokoh Inspirasi dalam Menjaga Toleransi Antar Umat
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan bersama ulama Sulsel, AGH Sanusi Baco.

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID -- Di tengah suka cita umat Islam Indonesia merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, tiba-tiba berubah menjadi duka cita yang sangat mendalam seiring dengan beredarnya kabar duka atas wafatnya ulama  kharismatik dan sangat dihormati di Sulawesi Selatan, AGH. Sanusi Baco, LC.

AGH. Sanusi Baco wafat dalam usia 84 tahun pada Sabtu, 15 Mei 2021 malam saat menjalani perawatan di RS. Awal Bros Makassar. Dengan usia yang hampir satu abad lamanya dimana seluruh hidupnya beliau telah wakafkan untuk memberi tuntunan dan inspirasi kepada umat melalui jalur dakwah.

Sepanjang kiprah dakwahnya beliau adalah sosok yang sederhana, berwibawa dan konsisten. Tak heran beliau adalah seorang ulama yang "tidak hanya pandai memberi contoh tapi patut dijadikan contoh".

Sosok AGH. Sanusi Baco adalah tipikal da’i dan ulama yang sangat langka saat ini di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, sebab di tengah serbuan dunia globalisasi yang kemudian membuat masyarakat cenderung materialistic.

Namun beliau tetap menjaga komitmen dan keikhlasannya untuk senantiasa hadir dalam memenuhi hajat umat jika beliau diundang untuk berceramah sepanjang ada waktu luang tanpa mebeda-bedakan umat yang mengundangnya baik dari kalangan bawah yang berada di lorong atau pun dari kalangan atas atau para pejabat.

Tercatat dalam ingatan kita, almarhum AGH. Sanusi Baco, pernah diundang secara khusus oleh Pengurus Masjid Istiqlal Jakarta untuk memberi ceramah dalam acara khutbah Jumat tepatnya pada 2017 lalu. Hal ini terbilang sangat langka, apalagi beliau berdomisili jauh dari ibu kota Jakarta. 

Masjid Istiqlal sebagaimana kita ketahui sangat sakral karena berada di jantung ibu kota Jakarta dan kerap diselenggarakan acara kenegaraan di tempat tersebut, sehingga Masjid Istiqlal telah menjadi ikon umat Islam secara nasional, tapi juga merupakan ikon Indonesia di dunia internasional.

Sehingga siapa pun yang berceramah di masjid tersebut, tentulah mereka telah melalui verifikasi dan seleksi yang sangat ketat, dan mendiang almarhum AGH. Sanusi Baco satu diantara ulama yang diberi kesempatan berceramah di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Sepanjang karir dakwahnya, AGH. Sanusi Baco senantiasa menghadirkan gaya dakwah yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia yang dikenal dengan masyarakat majemuk.

Dakwah beliau sangat santun, lembut dikemas dengan kata-kata yang sangat sederhana namun jelas sehingga mengandung arti yang amat mendalam, memantik dan magnet bagi siapa pun yang mendengarnya baik dari kalangan Muslim maupun non Muslim.

Halaman
Editor: M Azzam Fatih
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar