Jalani Sidang Perdana, Penyuap Nurdin Abdullah Didakwa Pasal Berlapis

Selasa, 18 Mei 2021 16:29 WIB

Share
Jalani sidang perdana, Agung Sucipto didakwa pasal berlapis
Jalani sidang perdana, Agung Sucipto didakwa pasal berlapis

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID - Kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel kini memasuki babak baru. 

Tersangka penyuap Nurdin Abdullah, yakni Agung sucipto menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (18/5/2021)

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ibrahim Palino digelar dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam dakwaan JPU, Agung sucipto didakwa dengan pasal berlapis.

“Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b kemudian dilapis dan dialternatifkan dengan pasal 13 UU Tipikor junctonya Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana,” kata jaksa KPK, M Asri kepada wartawan usai sidang.

Jaksa membeberkan proses pemberian uang suap yang dilakukan di rujab Gubernur Sulsel. Terhitung sejak awal tahun 2019 hingga februari 2021, terdakwa sudah dua kali memberikan uang dengan jumlah fantastis kepada Nurdin Abdullah.

“Nilainya 150 ribu dollar Singapura suap pertama di Rujab Gubernur dan Rp 2 miliar dalam operasi tangkap tangan KPK," kata Asri.

Uang yang diberikan melalui perantara Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Edy Rahmat. Uang tersebut disebut sebagai pelicin pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel 2020-2021.

Dalam proyek tersebut, Agung Sucipto selaku kontraktor juga berniat dan berkeinginan mendapatkan jatah proyek pembangunan dalam masa jabatan Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel.

Asri menegaskan pihaknya fokus untuk membuktikan semua dakwaaan yang dialamatkan terhadap Agung Sucipto. 

Halaman
Editor: Baharuddin Arifin
Contributor: Anti
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler