Gaji 13 dan Tukin ASN Dipotong, Pemerintah Ingin Menghemat Uang Negara

Senin, 24 Mei 2021 15:07 WIB

Share
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, POSKOTASULSEL.CO.ID - Pemerintah memutuskan akan kembali mencairkan gaji ke-13 bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2021, gaji ke-13 tersebut akan disalurkan paling cepat pada Juni mendatang.

Namun dikabarkan gaji 13 akan dipotong, Pemotongan Gaji 13 PNS 2021 itu seiring adanya surat edaran terbaru Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah (PP) No. 63 Tahun 2021 tentang THR dan Gaji ke-13 kepada PNS, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

Sri Mulyani mengungkapkan adapun keputusan yang dibuat pemerintah ini dalam rangka untuk membantu mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Olehnya ia meminta kepada pihak Kementerian dan Lembaga (K/L) Negara menghemat pengeluaran belanja Tahun Anggaran 2021.

Penghematan belanja K/L 2021 tersebut dikabarkan bisa berasal dari alokasi tunjangan (tukin) hari raya dan gaji ke-13.

Sri Mulyani menilai, penghematan belanja negara ini akan menjadi langkah strategis untuk menunjang keamanan pelaksaan vaksinasi Covid-19.

“Dalam rangka mengamankan pelaksanaan pengadaan vaksin dan program vaksinasi nasional, penanganan pandemi Covid-19, dukungan anggaran perlindungan sosial kepada masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi nasional diperlukan langkah strategis berupa penghematan belanja K/L TA 2021,” kata Sri Mulyani, dikutip oleh terkini.id, Minggu 22 Mei 2021.

Kabar Gaji ke-13 PNS dipotong itu pun bikin resah para aparatur sipil negara ( ASN). Mereka berharap gaji 13 tetap diberikan sesuai porsinya, tanpa potongan.
 

Editor: Baharuddin Arifin
Contributor: Anti
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler