Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Jabat Sekjen Apkasi, Ketuanya Bupati Dharmasray Sutan Riska

Sabtu, 29 Mei 2021 23:44 WIB

Share
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan terpilih sebagai Sekjen Apkasi.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan terpilih sebagai Sekjen Apkasi.

GOWA, POSKOTASULSEL.CO.ID - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) telah merampungkan susunan kepengurusan priode 2021-2026.Dimana Priode kali ini dinahkodai oleh Bupati Dharmasray, Sutan Riska, setelah dipilih secara aklamasi pada Munas di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (26/3/2021) lalu.

Sementara untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) ditempati oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Kedua Bupati ini dinobatkan sebagai Bupati termuda se-Indonesia, Sutan saat ini berusia (32), sementara Adnan berusia (35). Dan keduanya telah memasuki priode kedua menjadi Kepala Daerah.

Sebelumnya, pembukaan Munas Apkasi diikuti oleh 25 kepala daerah se-Indonesia yang diundang langsung maupun secara daring.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh Bupati di berbagai daerah yang dalam setahun terakhir bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh bapak, ibu Bupati yang dalam setahun ini bekerja keras melayani dan mendampingi rakyat menghadapi pandemi,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Poskota Sulsel.

Jokowi juga meminta para Bupati melakukan konsolidasi anggaran. APBD, menurut Presiden Jokowi tidak harus dibagi rata kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Rencana APBD harus dilihat betul-betul, buka secara detail, ke mana larinya, output-nya apa, outcome-nya apa. Jangan membelanjakan, sudah sering saya sampaikan untuk banyak pos belanja. Semua dinas diberi, semua, semua, semua, kita nggak punya skala prioritas," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga memberikan pesan utuk wajib menggunakan produk lokal untuk setiap proyek pemerintah.

"Setiap proyek yang ada, harus, wajib menggunakan produk-produk lokal. Jangan sekali-kali membeli untuk proyek pemerintah, itu membeli produk asing," tegasnya.

Halaman
Editor: F Adisurya
Contributor: Asyhar
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar