Ricuh Rakercab, 12 PAC Minta DPC PDIP Gowa Dibekukan

Sabtu, 29 Mei 2021 09:46 WIB

Share
Ricuh Rakercab PDIP Gowa, 12 PAC minta DPC dibekukan, ist
Ricuh Rakercab PDIP Gowa, 12 PAC minta DPC dibekukan, ist

GOWA,POSKOTASULSEL.CO.ID - Pasca kericuhan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gowa, di Gedung D'Bollo, Jumat 28 Mei kemarin, 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC) meminta DPC PDIP Gowa Dibekukan.

PAC Menilai kegiatan yang diselenggarakan DPC PDIP Gowa hanya Settingan belaka.

Salah satu PAC dari Kecamatan Bontonompo, Nasution SE mengatakan, saat kegiatan berlangsung PAC tidak mendapat ruang untuk menyampaikan kondisi wilayahnya masing-masing.

"Rakercap kemarin seakan disetting. Kami hanya datang duduk diam dan pulang. Tidak ada ruang bagi kami (PAC) untuk menyampaikan kondisi-kondisi yang terjadi di masing masing PAC," katanya.

Menurutnya, Rakercab yang dilaksanakan secara singkat di Gedung D' Bollo kemarin tidak mendasar dan cenderung menganggap PAC tidak faham berorganisasi.

"Alasan dari pihak panitia dan DPC bahwasanya perwakilan dilakukan karna Gedung mau dipakai. Ketua DPD PDIP Provinsi punya agenda lain. Ini sama sekali alasan yang tidak mendasar dan cenderung menganggap kami ini PAC tidak tau berorganisasi," ungkapnya.

Akibatnya dari 18 PAC PDIP di Kabupaten Gowa, 12 diantaranya meminta DPC PDIP Kabupaten Gowa dibekukan.

"Maka dengan alasan itu, kami 12 PAC lainnya menolak hasil Rakercap dan mendesak pengurus DPC untuk dievaluasi," jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Gowa Indar membenarkan 12 PAC yang meminta DPC dibekukan karena dampak dari kisruh Rakercab kemarin.

Menurutnya, keributan karena ada kekecewaan dari PAC yang tidak diberikan hak dan kesempatan berbicara, yg disetting diberikan ke perwakilan.

Halaman
Editor: Baharuddin Arifin
Contributor: Ashyar
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar