Pelaku Penganiayaan Serahkan Diri, Dipicu Dendam Pribadi

Sabtu, 5 Juni 2021 05:37 WIB

Share
Pelaku Penganiayaan di Tanete Riattang Bone, menyerahkan diri.
Pelaku Penganiayaan di Tanete Riattang Bone, menyerahkan diri.

BONE, POSKOTASULSEL.CO.ID – Terduga pelaku penganiayaan berat dengan Inisial AS (28), yang merupakan warga jalan Gunung Bawakaraeng, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyerahkan diri ke Polsek Tanete Riattang.

AS menyerahkan diri terkait kasus penganiayaan berat yang ditangani Polsek Tanete Riattang, dengan korban berinisial FM (34). Kejadian itu sendiri terjadi di jalan Sukawati Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, pada Rabu (02/6/2021) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, Iptu Nurhayati, menjelaskan jika saat itu AS melihat korban FM berada di lokasi bersama dua temannya. AS kemudian mengambil tombak dan parang yang lantas menusuk FM dengan menggunakan tombak hingga mengenai dada sebelah kiri.

Korban FM bertahan dengan memegang tombak, namun AS kemudian menebaskan parangnya dan mengenai tangan sebelah kanan dan pinggang kanan FM.

Iptu Nurhayati menambahkan, setelah beraksi AS lalu pulang ke rumahnya dengan menenteng tombak dan parang. Sementara FM lari ke arah rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian, kemudian oleh keluarganya dilakukan ke rumah sakit RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan pertolongan.

Penyerahan diri oleh AS pelaku penganiayaan berat, turut dibenarkan Kapolsek Tanete Riattang, AKP Andi Ikbal. Menurutnya pelaku telah diamankan bersama barang bukti dan pelaku ditahan di ruang tahanan Polsek Tanete Riattang untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.

“Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah kita amankan di ruang tahanan Polsek Tanete Riattang sementara Unit Reskrim melakukan pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut,“ jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, dari penyelidikan sementara jika motif penganiayaan berat itu dilatarbelakangi sakit hati dan balas dendam. Dimana sebelumnya pelaku AS pernah dikejar oleh FM dengan mengacung-acungkan parang dan mengancam pelaku.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar