Kajian Hukum Teori Pembuktian dan Kekuatan Hukum Pembuktian

Jumat, 11 Juni 2021 11:03 WIB

Share
Kajian Hukum Teori Pembuktian dan Kekuatan Hukum Pembuktian

Oleh : Lutfie Natsir, SH. MH, CLA (Praktisi Hukum)

POSKOTASULSEL.CO.ID -- Pengertian tentang tindak pidana dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dikenal dengan istilah Strafbaarfeit dan dalam kepustakaan tentang hukum pidana sering mempergunakan istilah delik, sedangkan pembuat undang-undang merumuskan suatu undang-undang, mempergunakan istilah peristiwa pidana atau perbuatan pidana atau tindak pidana.

Para pakar hukum pidana menggunakan istilah tindak pidana atau perbuatan pidana atau peristiwa pidana, dengan istilah Strafbaar Feit atau peristiwa pidana; Strafbare Handlung diterjemahkan dengan Perbuatan Pidana; Criminal Act diterjemahkan dengan istilah Perbuatan Kriminal. 

Delik yang dalam bahasa Belanda disebut Strafaarfeit, terdiri atas tiga kata, yaitu straf, baar dan feit.Yang masing masing memiliki arti. Straf diartikan sebagai pidana dan hukum. Baar diartikan sbagai dapat dan boleh. Feit diartikan sebagai tindak, peristiwa, pelanggaran dan perbuatan.

Lebih lanjut Strafaarfeit sebagai “suatu pelanggaran norma (gangguan terhadap tertib hukum) yang dengan sengaja ataupun dengan tidak sengaja telah dilakukan oleh seorang pelaku, dimana penjatuhan hukuman terhadap pelaku tersebut adalah perlu demi terpeliharanya tertib hukum”.

Selanjutnya ahli hukum lain, merumuskan strafaarfeit, sebagai “suatu tindakan melanggar hukum yang telah dilakukan dengan sengaja oleh seseorang yang dapat dipertanggung jawabkan atas tindakannya dan yang oleh undang undang telah dinyatakan sebagai suatu tindakan yang dapat dihukum”.

Teori Pembuktian

Terdapat beragam bentuk pembuktian, hal tersebut amat bergantung pada bagaimana seorang ahli hukum memberikan definisi-definisi pada tiap-tiap pembuktian tersebut. 

Para ahli hukum akan memberikan definisi tentunya dengan terlebih dahulu mendefinisikan makna dari sebuah pembuktian tersebut. 

Beberapa pakar memberikan pandangannya terkait tentang arti dari istilah system pembuktian seperti berikut :

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar