Alami Efek Samping Setelah Vaksin Covid-19 Adalah Hal yang Normal

Minggu, 20 Juni 2021 22:37 WIB

Share
Alami Efek Samping Setelah Vaksin Covid-19 Adalah Hal yang Normal
Ilustrasi vaksinasi Covid-19.

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID -- Vaksin Covid-19 sudah dinyatakan aman untuk digunakan dan efektif untuk mencegah kondisi yang parah pada penyakit ini, serta mencegah kematian. Namun, efek samping akan tetap dirasakan setelah menerima dosis vaksin. 

Efek samping vaksin adalah normal. Vaksin dibuat untuk memberikan kita imunitas terhadap suatu penyakit tanpa harus terkena penyakit tersebut terlebih dahulu.

Ketika menerima dosis vaksin, normal untuk mendapatkan beberapa efek samping ringan setelahnya.

Mengalami beberapa efek samping ringan berarti imun sistem bereaksi atas vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh. 

Patogen seperti bakteri, virus, parasit, atau jamur akan masuk ke dalam tubuh membawa bagian bernama antigen. Antigen ini akan memicu sistem imun tubuh untuk membentuk dua macam antibodi di dalam tubuh kita.

Antibodi adalah zat yang berfungsi untuk melindungi tubuh dan spesifik melawan satu macam antigen saja. Dua antibodi yang terbentuk adalah antibodi jangka pendek dan jangka panjang.

Antibodi jangka pendek akan berperan untuk menghancurkan patogen yang masuk ke dalam tubuh kita. Sedangkan antibodi jangka panjang berguna sebagai memori agar tubuh tetap mengingat patogen tersebut jika tubuh kemasukan patogen yang sama.

Ketika tubuh sedang merespon dan membangun antibodi untuk melawan antigen tersebut, biasanya seseorang akan jatuh sakit, seperti demam.

Vaksin bekerja dengan memasukkan virus yang dilemahkan atau memasukan materi genetik dari virus Covid-19 agar tubuh mengenali materi ini jika masuk ke dalam tubuh tanpa menyebabkan sakit seperti infeksi Covid-19 pada umumnya.

Jika tubuh mengalami efek samping ringan sampai sedang seperti nyeri otot, demam, dan menggigil, ini adalah proses yang normal. Ini merupakan tanda bahwa sistem imun tubuh sedang bekerja dan bereaksi pada vaksin yang telah dimasukkan ke dalam tubuh.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar