Viral Tagihan Utang Spaylater Nyaris Batas Limit, Cewek Ini Nangis Sejadi-jadinya

Jumat, 9 Juli 2021 20:39 WIB

Share
Viral Tagihan Utang Spaylater Nyaris Batas Limit, Cewek Ini Nangis Sejadi-jadinya
Tangkapan layar seorang cewe yang menangis gegara tagihan utang Spaylater.

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID -- Seorang cewek yang menangis sampai wajah sembab karena aplikasi pembayaran pay later menjadi viral. Hal ini disebabkan oleh tagihan jatuh tempo di bulan ini yang membuatnya panas dingin.

Momen tersebut dibagikan langsung oleh sang cewek di akun TikTok miliknya. Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan hampir 5 juta kali dan 200 ribu tanda like.

Dalam video, cewek itu nampak memamerkan wajahnya yang baru menangis. Wajahnya terlihat pucat dan matanya nampak sembab karena terus meneteskan air mata.

Melalui keterangannya, ia mengaku tidak menangis karena masalah pacar melainkan karena pay later.

"Nangis karena pacar (tidak). Nangis karena Spaylater (iya)," tulisnya dalam video yang di unggah ke jejaring sosialnya. 

Ternyata, hal ini dikarenakan tagihan jatuh tempo pay later di bulan Juli. Nominal jumlah kredit pay later yang digunakannya mencapai lebih dari Rp17 juta rupiah.

"Lihat ini jatuh tempo gue bulan ini dan lihat ini daftar jatuh tempo gue di bulan-bulan sebelumnya. Huaaaaaa," katanya dalam video.

Akibatnya, bunga pay later terus bertambah seiring dengan gagalnya ia membayar setiap bulan. Padahal, cewek ini awalnya hanya memakai pay later dengan jumlah sedikit saja.

Ia hanya meminjam uang sebesar Rp453.308 untuk membeli barang di sebuah online shop pada Juni 2020 lalu. Satu tahun berlalu, utangnya itu tidak terbayar dan terus beranak pinak.

Tercatat pada tagihan bulan Juli 2021, cewek ini sudah berhutang total Rp17.431.161. Jumlah tersebut hampir mencapai batas limit pay later milik akunnya sebesar Rp18 juta.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar