Federasi Sepakbola Italia Siap Tampung Pesepak Bola Afganistan Yang Berstatus Pengungsi

Rabu, 25 Agustus 2021 19:24 WIB

Share
Federasi Sepakbola Italia Siap Tampung Pesepak Bola Afganistan Yang Berstatus Pengungsi
Ilustrasi FIGC Italia, int

ITALIA, POSKOTASULSEL.CO.ID - Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) siap menampung para pengungsi sepak bola dari Afghanistan.

Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, Selasa (24/8/2021).

Seperti diketahui Afghanistan kembali dalam situasi tak menentu setelah Taliban mengambil alih roda pemerintahan di negara Timur Tengah tersebut. Kondisi ini lantas membuat banyak orang ingin keluar dan bakal berstatus pengungsi.

Akibat situasi yang tidak menentu itu, dunia olahraga Afganistan juga ikut terguncang. Bahkan pemain Timnas Wanita Afghanistan diburu Taliban. 

Berita paling mencengangkan datang dari Zaki Anwari, 19 tahun, pemuda yang pernah tergabung dalam Timnas Junior Afghanistan.

Zaki Anwari meninggal dunia setelah terjatuh dari pesawat di Kabul, Ibu Kota Afghanistan. Ia merupakan satu dari tiga pemuda yang terjatuh karena diduga bergelantungan di roda pesawat.

Melihat fenomena itu, FIGC pun turut tergerak untuk melakukan sesuatu atas apa yang menimpa Afghanistan. Gravina siap menampung pengungsi pesepak bola dari negara tersebut.

Kepada Tuttosport, Gravina menulis surat terbuka berisikan kesiapan Italia untuk menampung para pengungsi, khususnya buat mereka yang 'mencari cinta dalam sepak bola'.

"Saya menyatakan, dengan ini FIGC siap melangkah, menawarkan kepada pesepak bola pria maupun wanita yang mencari suaka di negara kami, yang akan kami tampung di Coverciano (fasilitas latihan Timnas Italia)."

"FIFA dengan FifPro-nya dan Federasi yang tertarik dengan proyek ini, saya menyatakan Italia siap memberikan kontribusi, meskipun kami hanya dapat melakukan apa yang diizinkan oleh Pemerintah Italia."

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar