Ada Tiga Tersangka Penggelapan Deposito Rp45 Miliar di BNI

Rabu, 15 September 2021 08:18 WIB

Share
Ilustrasi.
Ilustrasi.

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Pihak Kepolisian telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito bernilai puluhan miliar di BNI cabang Makassar.

Setelah tersangka pertama berinisial MBS, polisi dalam hal ini Penyidik Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka lain.

Namun pihak kepolisian belum merinci dua tersangka itu termasuk juga peran mereka dalam kasus ini.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtpideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika menyebut jika berkas tersangka sudah dikirimkan ke kejaksaan.

 

 

"Hasil pengembangan penyidikan ada penambahan dua tersangka lainnya. Saat ini berkas sudah dikirimkan ke Kejaksaan," ujarnya kepada wartawan pada 12 September 2021 lalu.

Untuk tersangka MBS merupakan pegawai BNI Makassar, yang ditangkap atas laporan pihak BNI sendiri dengan nomor LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim tanggal 1 April 2021 tentang dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Di mana sebelumnya seorang nasabah yang merupakan pengusaha asal Sulawesi Selatan bernama Andi Idris Manggabarani, mengaku bahwa ia kehilangan dana deposito senilai Rp 45 miliar yang disimpannya di BNI.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar