Aksi Setop Stunting, Plt Gubernur Sulsel Fokus Turunkan Stunting di 24 Kabupaten/Kota

Rabu, 8 Desember 2021 07:06 WIB

Share
Aksi Setop Stunting, Plt Gubernur Sulsel Fokus Turunkan Stunting di 24 Kabupaten/Kota
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (Humas Pemprov Sulsel)

MAKASSAR, POSKOTASULSEL.CO.ID - Permasalahan stunting masih menjadi fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di tahun 2022 mendatang. Meski angka stunting sudah turun, bahkan melebihi target pemerintah pusat.

Dari target pemerintah pusat untuk menurunkan angka stunting pada tahun 2024 diangka 14 persen, sementara di Sulsel bulan Agustus tahun 2021, angka stunting berada pada angka 9,08 persen.

 

Melalui program Aksi Setop Stunting, tahun 2022 Pemerintah Provinsi Sulsel memberikan perhatian penurunan stunting di seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin, menyampaikan, angka stunting di Sulsel mulai mengalami penurunan signifikan hingga melampaui target pemerintah pusat. Angka stunting di Sulsel pada tahun 2018 mencapai 35,6 persen (Riskesda 2018), sedangkan tahun 2019 angka stunting menurun hingga 30,5 persen (SSGBI 2019).

 

Sementara dari data ePPGBM  Elektronik Pencatatan & Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, angka stunting tahun 2020 pada bulan Februari 12,3 persen, dan bulan Agustus 11 persen.

"Di tahun 2021 bulan Februari, angka stunting menurun hingga 9,6 persen dan bulan Agustus turun hingga 9,08 persen," ujarnya, Senin (6/12/2021).

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, tahun 2022, pemerintah akan fokus penurunan stunting di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.

Setiap Kabupaten/Kot akan dipilih 10 Desa yang tinggi angka stunting untuk menjadi lokus pada Aksi Setop Stunting ini. Jadi, total desa lokus penurunan stunting di Sulsel sebanyak 240 Desa.

Halaman
Editor: Baharuddin Arifin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar