Fasilitas Penunjang MotoGP Mandalika Rampung Sebelum 18 Maret,  278 Shuttle Bus Disiapkan Untuk Mengangkut Penonton

Sabtu, 5 Februari 2022 13:26 WIB

Share
Ilustrasi MotoGP Mandalika Indonesia (foto : int)
Ilustrasi MotoGP Mandalika Indonesia (foto : int)

MATARAM, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Pemprov NTB memastikan seluruh sarana dan fasilitas penunjang event MotoGP sudah rampung sebelum 18 Maret. ”Kita pastikan semua sudah harus siap. 18 Maret itu kan sudah mulai latihan bebas, jadi sebelum itu ready semua,” kata Ketua Tim Persiapan MotoGP Pemprov NTB H Ridwan Syah, Jumat (4/2/2022).

Ridwan menyebut, yang harus dipastikan siap sebelum 18 Maret antara lain, transportasi, manajemen rekayasa lalu lintas, serta infrastruktur jalan. Salah satunya ruas jalan Kuta-Keruak, fokus penyelesaiannya di segmen II, sepanjang 1,4 kilometer, yang berada tepat di depan Pertamina Mandalika International Street Circuit.

 

Penyelesaian keselamatan jalan di Kuta-Keruak, maupun jalan provinsi lain, yang menjadi akses menuju Sirkuit Pertamina Mandalika, juga sedang dikebut. 

”Untuk Kuta-Keruak, sudah ada uangnya Rp 5,1 miliar. Ini sudah mulai dipasang dan paralel dengan pekerjaan jalan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB HL Mohammad Faozal mengungkapkan, ada tiga poin yang jadi atensi jajarannya. Pertama, manajemen dan rekayasa lalu lintas. Dishub ingin memastikan di mana simpul pergerakan penonton dan seperti ada moda transportasinya. ”Kemudian bagaimana penonton ini bergerak dari simpul itu ke Mandalika,” kata Faozal.

 

Kedua, kesiapan daya dukung. Seperti pelabuhan dan bandara. Serta kesiapan moda transportasi untuk mengangkut penonton. Saat ini, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 278 shuttle bus untuk mengangkut penonton MotoGP.

”Masyarakat bisa menggunakan dengan gratis, asalkan punya tiket (nonton) MotoGP,” ujarnya.

Shuttle bus akan beroperasi di enam titik. Pelabuhan Gili Mas dan Lembar di Lombok Barat; Pelabuhan Bangsal, di Lombok Utara; eks Bandara Selaparang, Kota Mataram; Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid, di areal kedatangan dan eks embarkasi haji; serta di Pelabuhan Kayangan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar