Biden Geram Dengan Invasi Rusia, Bersumpah Jadikan Putin Sebagai 'Seorang Paria' di Panggung Internasional

Jumat, 25 Februari 2022 11:30 WIB

Share
Biden Geram Dengan Invasi Rusia, Bersumpah Jadikan Putin Sebagai 'Seorang Paria' di Panggung Internasional
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden (int)

WASHINGTON,SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan babak baru sanksi yang menurutnya akan merugikan Rusia karena memulai perang tanpa provokasi, tanpa pembenaran, tanpa keharusan. 

Biden bersumpah akan mengubah Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi "seorang paria" di panggung dunia sebagai pembalasan atas invasi Moskow ke Ukraina. "Agresi Putin terhadap Ukraina pada akhirnya akan merugikan Rusia - secara ekonomi dan strategis," kata Biden dalam pidatonya dari Gedung Putih. 

 

"Kami akan memastikan bahwa Putin akan menjadi paria di panggung internasional," imbuhnya seperti dilansir dari USA Today, Jumat (25/2/2022).

Biden dengan tegas mengutuk invasi tersebut, menyebutnya sebagai serangan "rencana" yang akan menyebabkan penderitaan manusia yang meluas.

Juga dikatakan oleh Biden bahwa Putin telah merencanakan serangan itu selama berbulan-bulan, menolak "semua upaya itikad baik" oleh para pemimpin dunia untuk menyelesaikan krisis tanpa pertumpahan darah. "Putin adalah agresornya, dia memilih perang ini," katanya.

 

Biden mengumumkan sanksi putaran kedua terhadap Rusia, termasuk larangan beberapa ekspor utama AS ke negara itu. Namun Biden tidak merinci ekspor mana yang akan dilarang. Tetapi pejabat pemerintah mengatakan bahwa pemutusan pasokan semikonduktor Rusia sedang dipertimbangkan.

Itu berarti kemampuan Rusia untuk mendapatkan komponen berteknologi tinggi akan sangat dibatasi karena hampir semua semikonduktor dirancang dengan perangkat lunak dan suku cadang AS. 

Dampaknya dapat meluas ke peralatan mesin, smartphone, konsol game, tablet, dan televisi. “Kami sengaja merancang sanksi ini untuk memaksimalkan dampak jangka panjang terhadap Rusia dan meminimalkan dampak pada Amerika Serikat dan sekutu kami,” ujar Biden.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar