Kasus Korupsi Puskesmas Batua, Wali Kota Makassar Dihadirkan Sebagai Saksi

Senin, 18 April 2022 22:53 WIB

Share
Kasus Korupsi Puskesmas Batua, Wali Kota Makassar Dihadirkan Sebagai Saksi
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto hadiri persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Batua, Senin 18 April 2022.

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Pengadilan Tipikor Makassar kembali melanjutkan sidang kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Batua tahun anggaran 2018, Senin 18 April 2022.

Sidang kali ini menghadirkan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Batua tahap I tahun anggaran 2018.

Wali Kota Makassar dua periode yang kerap disapa Danny Pomanto ini menyebut jika secara teknis dirinya tidak mengetahui proses tender hingga pembangunan Puskesmas Batua.

Menurutnya dirinya hanya menerima laporan kalau pembangunan tahap awal mencakup konstruksi bangunan sudah selesai dan dinyatakan rampung. 

 

 

"Pembangunan Puskesmas Batua tahap I dilakukan dengan tujuan nantinya meningkatkan status Puskesmas menjadi rumah sakit. Intinya adalah peningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat Makassar," kata Danny Pomanto di persidangan. 

Dicecar tentang pembangunan yang menurut hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masuk dalam kategori total loss atau dengan kata lain tidak bisa digunakan, Danny Pomanto membantah.

Menurut dia sebagai mantan konsultan pembangunan rumah sakit, bangunan Puskesmas yang berdiri saat ini bisa digunakan. 

"Kalaupun ada perbaikan pada beberapa bagian, hal yang wajar dan biasa dilakukan dalan sebuah proyek konstruksi. Soal proses awal sampai akhirnya proyek tahap I itu kemudian dinyatakan selesai, secara pribadi saya tidak mengetahui. Tapi, bangunan kami lihat bisa dimanfaatkan," jelasnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar