Tolak Kehadiran Toko Ritel Modern, Pedagang Datangi DPRD Polman

Rabu, 18 Mei 2022 06:32 WIB

Share
Pedagang ikuti Rapat Dengar Pendapat di DPRD Polman terkait toko ritel modern, Selasa 17 Mei 2022.
Pedagang ikuti Rapat Dengar Pendapat di DPRD Polman terkait toko ritel modern, Selasa 17 Mei 2022.

POLMAN, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Tolak kehadiran Toko Ritel Modern belasan pedagang yang berjualan di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mendatangi kantor DPRD Polewali Mandar (Polman), Selasa 17 Mei 2022 siang.

Para pedagang kemudian mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan anggota Komisi II DPRD Polman Bidang Ekonomi.

Para pedagang yang berjualan di sekitar RSUD Polewali ini menyampaikan keluhan sekaligus menolak pembangunan toko ritel modern di sekitar RSUD Polewali.

Mereka menilai pembangunan toko Ritel modern dapat merugikan para pedagang kecil di sekitar rumah sakit yang telah lebih dahulu ada.

 

"Kita ini pedagang kecil akan mati kita punya usaha kalau ada alfa mart di sini, sekarang saja di dalam rumah sakit sudah ada alfa mart walaupun kecil. Sudah jarang orang keluar belanja, sudah ada di dalam ada lagi di wilayah kita. Semakin mati kita punya usaha kalau begini," kata seorang pedagang Hj Bahariah, di Ruang Aspirasi DPRD Polman, Selasa 17 Mei 2022.

Menurutnya saat dilakukan sosialisasi di kantor Lurah Darma terkait rencana pembangunan ritel modern itu, sejumlah pedagang yang ada di sekitar rumah sakit tidak menerima undangan, melainkan warga yang jauh dari lokasi yang menghadiri sosialisasi tersebut.

 

"Yang diundang itu warga masyarakat biasa bukan warga sekitar rumah sakit, bukan pedagang. Hanya satu orang pedagang sekitar rumah sakit yang diundang, makanya kita heran juga setelah petugas Kelurahan sampaikan sudah ada sosialisasi ke pedagang," ungkapnya.

Ia mempertegas jika kedatangannya ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi masyarakat untuk menolak keras pembangunan toko ritel modern.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar