Didakwa Lakukan Pemerkosaan, Perwira Polda Sulsel Ajukan Eksepsi, Begini Pembelaannya

Kamis, 26 Mei 2022 13:27 WIB

Share
Didakwa Lakukan Pemerkosaan, Perwira Polda Sulsel Ajukan Eksepsi, Begini Pembelaannya
Ilustrasi int

GOWA, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - AKBP Mustari, perwira Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) didakwa melakukan pemerkosaan berkali-kali terhadap remaja putri oleh Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa Kabupaten Gowa, Rabu (18/5/2022) lalu.

Tak menerima tuduhan pemerkosaan tersebut, sang perwira membantah dan melakukan eksepsi di ruang sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (25/5/2022).

"Itu (eksepsi) tidak sesuai prinsip hukum atau dengan kata lain hanya berdasarkan yang bersifat berdiri sendiri, atau bersifat kata-kata omongan dari saksi (korban) sendiri," ujar jaksa penuntut umum (JPU) Asrul menjelaskan eksepsi terdakwa, Kamis (26/5/2022).

 

Terdakwa Mustari menegaskan ancaman dan pemerkosaan itu hanyalah omongan korban saja. Sementara terkait visum, AKBP Mustari juga membantah bahwa luka itu akibat perbuatannya melainkan luka itu sudah lama.

"Ada visum yang dia bantah itu karena di hasil visum kan ada luka bekas robek yang lama. Jadi dia berusaha mengaburkan bahwa eksepsi bahwa apakah si Mustari ini yang melakukan persetubuhan. Sehingga ada visum luka robek, artinya luka lama," jelasnya.

Dalam eksepsi selanjutnya, Mustari mengaku awalnya ia menolak korban untuk bekerja di rumahnya sebagai asisten rumah tangga. Alasannya karena korban masih di bawah umur.

 

"Akhirnya dia jelaskan bahwa awalnya si terdakwa menolak anak itu bekerja di situ. Dikarenakan masih anak-anak," ungkapnya.

Namun karena merasa iba, Mustari pun memperkerjakan korban dan akan dibantu dibayarkan uang sekolahnya. Akan tetapi, korban hanya diperintahkan untuk membersihkan di area luar rumah AKBP Mustari saja di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar