Pecahkan Rekor Muri, FKG Unhas Sukses Gelar Pemasangan Gigi Tiruan Kepada 223 Pasien

Minggu, 5 Juni 2022 08:43 WIB

Share
Pecahkan Rekor Muri, FKG Unhas Sukses Gelar Pemasangan Gigi Tiruan Kepada 223 Pasien
FKG Unhas pecahkan rekor MURI dalam pelaksanaan pemasangan gigi tiruan terbanyak kepada 223 pasien secara serentak (foto : istimewa)

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dalam pelaksanaan pemasangan gigi tiruan terbanyak kepada 223 pasien secara serentak. 

Momentum ini terjadi melalui program Bakti Sosial Perawatan Gigi yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga JK Arenatorium, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu (4/6/2022).

 

Bakti Sosial ini digelar Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Prostodonsia FKG Unhas diselenggarakan atas kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sebelum kegiatan, penyelenggara membuka pendaftaran, dimana sebanyak 245 pasien yang masuk tahapan penjaringan. Setelah melalui serangkaian asesmen, sebanyak 223 pasien yang sesuai dengan kondisi kesehatan untuk pemasangan gigi sementara dan siap dipasangkan gigi tiruan.

Ketua Panitia drg. Irfan Dammar dalam laporannya menyampaikan bahwa Bakti Sosial ini bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan perawatan gigi dan mulut secara gratis melalui pemasangan gigi tiruan.

 

“Dalam pelaksanaannya, FKG Unhas berkolaborasi bersama sembilan Pusat Kesehatan Masyarakat, termasuk dari delapan wilayah Kota Makassar dan satu dari Kabupaten Takalar. Setelah pemasangan gigi tiruan, setiap pasien diarahkan untuk tetap melakukan pemeriksaan gigi secara berkala di RS Gigi dan Mulut Unhas,” jelas drg. Irfan.

Kegiatan Bakti Sosial ini dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (Prof. JJ). Dalam sambutannya Prof. JJ sangat mengapresiasi seluruh kinerja FKG Unhas yang melakukan aksi nyata bagi masyarakat.

“Hari ini adalah bukti pencapaian Unhas melalui Fakultas Kedokteran Gigi. Rekor MURI yang diterima adalah semangat dan motivasi untuk terus melangkah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik, guna meningkatkan kesadaran masyarakat yang mandiri akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan  mulut,” jelas Prof. JJ.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar