Pemprov Sulsel Alokasikan Rp 60 Miliar Untuk Pengerjaan Ruas Takkalasi - Bainange - Lawo Sepanjang 11,3 KM

Sabtu, 18 Juni 2022 16:03 WIB

Share
Pemprov Sulsel alokasikan anggaran Rp 60 miliar untuk pengerjaan jalan Takkalasi (Foto : Humas Pemprov Sulsel)
Pemprov Sulsel alokasikan anggaran Rp 60 miliar untuk pengerjaan jalan Takkalasi (Foto : Humas Pemprov Sulsel)

BARRU, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas PUTR Sulsel di tahun 2022 ini melanjutkan pembangunan prioritas ruas jalan Takkalasi (Barru) - Bainange - Lawo (Soppeng).

Saat ini pengerjaan dilanjutkan di ruas jalan sepanjang 11,3 Km berada di wilayah Barru sepanjang 5,97 Km dan wilayah Soppeng 5,33 Km. Adapun alokasi Pagu anggarannya senilai Rp60 miliar. Ruas jalan ini akan memangkas jarak tempuh Soppeng ke Barru sepanjang 32 km.

 

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman mengatakan pengerjaan jalan ini menjadi prioritas bagi Pemprov.

“Alhamdulillah, Bypass Takkalasi - Bainange - Lawo kembali dikerjakan, di tahun 2022 ini sepanjang 11,3 Km,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (18/6/2022).

Ia pun berharap dengan kemudahan aksesibilitas akan menggeliatkan perekonomian masyarakat.

“Diharapkan jalan ini dapat mempermudah aksesibilitas barang dan jasa yang muaranya akan menggeliatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

 

Sementara Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Dinas PUTR Sulsel Sukarlan, menjelaskan, pengerjaan ini adalah lanjutan tahun sebelumnya. Ruas Takkalasi – Bainange – Lawo telah dilaksankan sejak tahun 2018. Penanganan tahun 2022 dilaksanakan dengan tiga (3) tipe penanganan menyesuaikan kondisi eksisting. 

Target penanganan adalah pengaspalan dengan lebar badan jalan 6 meter dan pengerasan bahu dengan konstruksi beton. Pengerjaan yang dilakukan saat ini penyiapan badan jalan, pengerjaan galian untuk pelebaran, pekerjaan saluran galian pemasangan batu dengan mortar dan pengerjaan timbunan pilihan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar