Bagnaia Layak Disebut Pebalap Paling Apes di MotoGP 2022, Padahal Secara Kualitas Tidak Diragukan

Senin, 20 Juni 2022 14:52 WIB

Share
Bagnaia Layak Disebut Pebalap Paling Apes di MotoGP 2022, Padahal Secara Kualitas Tidak Diragukan
Bagnaia raih pole position di MotoGP Jerman (Foto : Int)

JERMAN, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Francesco Bagnaia boleh dikata merupakan pebalap paling apes di MotoGP 2022 sejauh ini. Lebel ini layak disematkan setelah Bagnaia gagal finish di MotoGP Jerman 2022 usai mengalami crash di lap ketiga, Minggu (19/6/2022).

Bagnaia sendiri mengaku kebingungan kenapa bisa terjatuh. Dia menjelaskan motornya oke, sementara data telemetrinya tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan.


"Itu benar-benar kecelakaan yang aneh, berdasarkan data dan perasaaanku tidak bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang terjadi," kata Pecco dalam keterangan resmi, Senin (20/6/2022).

"Tentu saja, ada beberapa kesalahan dariku, tapi akselerasiku halus banget di putaran itu. Jadi aku merasa aneh bisa kehilangan (cengkraman) bagian belakang seperti itu. Setelah akhir pekan yang sempurna, aku benar-benar kecewa dengan kecelakaan ini," jelas dia.

Berbicara soal kualitas, tentu tak diragukan lagi. Bagnaia adalah salah satu pebalap yang punya kemampuan mengimbangi Fabio Quartararo dan Yamaha di lintasan. Performa Bagnaia musim lalu juga jadi indikasi kuat Bagnaia bisa ada di level yang sama dengan Quartararo.

 

Setelah tampil standar di lima seri awal, Bagnaia lalu menghentak dengan memenangkan MotoGP Spanyol. Usai kemenangan itu, Bagnaia dan Ducati terus menunjukkan performa impresif di empat seri berikutnya.

Bagnaia mampu bersaing dan punya hasil bagus di sesi latihan bebas serta kualifikasi. Namun Bagnaia justru seringkali mengalami nasib sial.

Dalam lima seri terakhir, Bagnaia dua kali juara dan tiga kali gagal finis. Tiga kali gagal finis itu yang membuat Bagnaia kehilangan potensi meraup 48-75 poin tambahan. Bila asumsikan Bagnaia bisa meraih podium di tiga kesempatan tersebut.

 

Nasib sial Bagnaia, ditambah penampilan apik Quartararo, akhirnya berdampak besar pada posisi di klasemen. Bagnaia baru mengumpulkan 81 poin, tertinggal 91 angka dari Quartararo yang ada di puncak klasemen.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar