KPU Enrekang Hadirkan Kades dan Kadus dalam Rakor Pemutakhiran Data Pemilih

Sabtu, 25 Juni 2022 12:51 WIB

Share
KPU Enrekang Hadirkan Kades dan Kadus dalam Rakor Pemutakhiran Data Pemilih
Ketua KPU Enrekang, Haslipa memimpin Rakor Mutarlih Triwulan II di Aula KPU Enrekang, Kamis 23 Juni 2022.

ENREKANG, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang melaksanakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (Rakor Mutarlih) Triwulan II bersama para stakeholder di Aula KPU Enrekang, Kamis 23 Juni 2022 lalu.

Peserta Rakor di antaranya Kepala Desa (Kades) Karueng, Lurah se Kecamatan Enrekang, Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun (Kadus) Penja.

Sementara dari instansi terkait antara Polres Enrekang, Dinas Kesehatan Enrekang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Enrekang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Enrekang, Kantor Kementerian Agama Enrekang, Badan Pengawas Pemilu Enrekang, Rutan Kelas IIB Enrekang, serta Bagian Pemerintahan Setdakab Enrekang.

Ketua KPU Enrekang, Haslipa menyampaikan bahwa salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pemilu 2024 adalah pemutakhiran data pemilih yang memerlukan kerja sama dari semua elemen masyarakat.

 

“Tahapan Pemilu 2024 saat ini tengah berlangsung dan di antara tahapan yang sangat penting adalah pemutakhiran data pemilih. Tentunya kami membutuhkan kerja sama dari semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan membantu proses pemutakhiran data pemilih ini,” kata Haslipa, Kamis 23 Juni 2022.

Sementara Irwan Ibrahim yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Enrekang, menjelaskan output data pemilih berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU secara berjenjang nantinya akan menjadi data sandingan dalam penyusunan daftar pemilih pada Oktober 2024 mendatang.

“Salah satu elemen pokok yang sangat krusial dalam perhelatan Pemilu adalah data pemilih sebab data pemilih ini merupakan variabel penentu berkualitas tidaknya suatu proses demokrasi. Tersedianya data pemilih yang valid dan terakomodirnya semua masyarakat wajib pilih dalam Daftar Pemilih Tetap menjadi standar profesionalisme kinerja KPU dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu,” ujar Irwan Ibrahim.

“Sehingga, inilah semangat utama kami untuk menghadirkan elemen masyarakat hingga ke tingkat Desa dan Dusun/Lingkungan dalam Rakor agar dapat membantu KPU dalam melakukan validasi data pemilih terutama yang ada di wilayah kerjanya,”sambung Irwan.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar