Lebih Dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas Tahun 2022 di Kabupaten Maros

Selasa, 28 Juni 2022 08:40 WIB

Share
Lebih Dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas Tahun 2022 di Kabupaten Maros
Pra Penas 2022 (Foto : Istimewa)

MAROS, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama KTNA dan beberapa stakeholder lainnya menggelar  Pra Penas 2022 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pra Penas Petani Nelayan Tahun 2022 ini merupakan forum pertemuan pendahuluan sebelum acara Penas Petani Nelayan XVI yang direncanakan diselenggarakan pada tahun 2023 di Propinsi Sumatera Barat. 

Hadir langsung membuka rangkaian acara Pra Penas tahun 2022 ini Menteri Pertanian  yang akrab disapa SYL. Dan dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta, yang terdiri dari pengurus kelompok KTNA di semua tingkatan, PERHIPTANI, pengurus/anggota Forum Komunikasi P4S, pengurus/anggota Asosiasi Petani Nelayan, DPA/DPM, perwakilan petani nelayan seluruh Indonesia, aparat Pemerintah, asosiasi dan organisasi profesi pertanian, pelaku agribisnis, penyuluh, peneliti dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Hadir pula Gubernur Kaltim, Irsan Noor yang juga sebagi Ketua Perhiptani Pusat beserta jajaran penyuluh dari seluruh tanah air. Demikian pula hadir Gubernur Sulsel sebagai tuan rumah, Wakil Gubernur Sumatera Barat, 55 orang Bupati, dan 29 orang Wakil Bupati.

Mengusung tema Memantapkan Penguatan Komoditi Lokal untuk Kemandirian Pangan,  Mentan  mengajak seluruh pelaku utama pertanian untuk mewujudkan kemandirian pangan. 

“Selamat melaksanakan Pra Penas Petani Nelayan Tahun 2022 semoga kegiatan ini mampu membangkitkan semangat tanggung jawab serta kemandirian pelaku utama pembangunan pertanian Indonesia dan mampu menguatkan komoditas lokal untuk kemandirian pangan, dan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Mari kita  semua  bersama-sama berkontribusi terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan", tegas Mentan.

 

Mantan Gubernur Sulsel ini pun  berharap kepada seluruh petani untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui pemanfaatan inovasi teknologi di era Revolusi Industri 4.0 seperti pemanfaatan Internet of Things (IoT), Drone, Robot Construction, Artificial Intelegent (AI).

"Insan pertanian harus cerdas dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. Tak lupa kita semua harus mendukung pelaksanaan Go Green yang sudah dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Maros, salah satunya dengan mengurangi air minum kemasan dan menggunakan air isi ulang", pesannya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar