Maros Dapat Bantuan Keuangan Tanggap Darurat Senilai Rp 800 Juta

Selasa, 28 Juni 2022 10:10 WIB

Share
Maros Dapat Bantuan Keuangan Tanggap Darurat Senilai Rp 800 Juta
Gubernur Sulsel saat menyerahkan bantuan keuangan tanggap darurat ke Bupati Maros (Foto : Humas Pemprov Sulsel)

MAROS, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan tanggap darurat senilai Rp. 800 Juta kepada Kabupaten Maros.

Bantuan diserahkan langsung kepada Bupati Maros, Chaidir Syam di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 27 Juni 2022. 

Sebelumnya, Gubernur Sulsel telah memberikan bantuan keuangan senilai Rp 8 miliar untuk pengembangan wisata Rammang-Rammang di Maros.

 

Bantuan keuangan senilai Rp 800 juta ini sebagai respon atas bencana angin puting beliung yang menerjang 161 unit rumah warga di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros pada pekan lalu.

"Alhamdulillah, kembali menyerahkan bantuan keuangan untuk Kabupaten Maros senilai Rp 800 juta. Untuk bantuan tanggap darurat bencana angin kencang puting beliung di Kecamatan Maros Baru," kata Andi Sudirman.

Diharapkan, bantuan ini segera dapat direalisasikan oleh Pemkab Maros untuk membantu pemulihan pasca bencana di Maros.

Usai menerima bantuan, Bupati Maros, Chaidir Syam mengungkapkan rasa terima kasih atas respon cepat Gubernur Sulsel memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Maros dan seluruh masyarakat Maros utamanya yang kena dampak angin puting beliung mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan yang telah merespon secepatnya dengan memberikan bantuan, Insha Allah kami akan menyalurkan kepada korban bencana angin puting beliung dan mudah-mudahan masyarakat bisa kembali hidup normal dan mendapatkan hunian yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Chaidir menyebutkan, bantuan yang diterima akan disalurkan kepada warga terdampak dengan nilai bantuan bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan hunian. Ia melanjutkan, pemberian bantuan berdasarkan data yang diperoleh oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan dan BPBD kabuaten Maros.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar