Sekda Abdul Hayat Gani Lepas Kontingen Kormi Sulsel ke Ajang Fornas Palembang

Kamis, 30 Juni 2022 11:45 WIB

Share
Sekda Abdul Hayat Gani Lepas Kontingen Kormi Sulsel ke Ajang Fornas Palembang

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, melepas kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Sulsel, untuk mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) di Palembang, yang akan digelar pada 29 Juni hingga 7 Juli mendatang.

Pelepasan kontingen tersebut ditandai dengan pemasangan jaket secara simbolis kepada peserta kontingan Kormi, di Ruang Rapat Sekda, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 28 Juni 2022.

 

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Hayat meminta kepada para peserta untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan, baik sebelum mengikuti pertandingan maupun saat akan bertanding.

"Fornas ini jangan menjadi beban moril, lakukan dengan lepas karena judulnya rekreasi. Kormi itu adalah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia. Karena rekreasi, tidak perlu stres yang penting menjaga kesehatan," ujarnya.

Tidak hanya itu, Abdul Hayat yang juga Ketua Kormi Sulsel ini berharap para peserta Fornas bisa cepat beradaptasi dengan kondisi daerah tempat berlangsungnya Fornas tersebut. Termasuk melakukan sharing budaya dan juga saling mempelajari kearifan lokal masing-masing daerah.

 

"Kita mau bagaimana ada share budaya daerah dari sisi kearifan lokal culture kita, adaptasi dengan kebudayaan lain, pendekatan lain, segera lakukan. Termasuk yang perlu diperhatikan, pola makan dan istirahat yang cukup untuk persiapan kegiatan yang sentral disana," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Kontingen Olahraga Rekreasi Nasional (Kornas) Kormi Sulsel, Andi Hendra Syam, dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 236 peserta lomba dari 25 Inorga asal Sulsel akan berpartisipasi dalam Fornas IV Palembang.

"Sebanyak 38 Inorga yang terdaftar, 25 Inorga diantaranya akan berpartisipasi dengan rincian, 8 Inorga dari senam kesehatan dan kebugaran, 10 Inorga petualang dan tantangan, dan 7 Inorga kreasi budaya tradisional," ungkapnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar