Bupati Enrekang Teken MoU Dengan BRIN, Kebun Raya Massenrempulu Bakal Semakin Berkembang

Minggu, 31 Juli 2022 13:58 WIB

Share

ENREKANG, SULSEL.POSKOTA.CO.ID - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan turut mengembangkan Kebun Raya Massenrempulu. Hal ini terungkap pada pertemuan BRIN dengan para pengelola Kebun Raya se-Indonesia, di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta, belum lama ini.

BRIN melalui Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi menandatangani nota kesepakatan dengan Kabupaten Enrekang yang dihadiri langsung oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Sigi.

 

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu, diisi dengan diskusi mengenai cara pandang pengelolaan kebun raya di Indonesia, pemahaman tentang BRIDA, dan kegiatan field trip ke kebun raya untuk mengetahui hal-hal teknis yang perlu dipahami dalam pengelolaan kebun raya.  

"Pemkab Enrekang bersama BRIN sepakat bersinergi melakukan Penelitian, Pengembangan, Pengkajian, dan Penerapan, Serta Invensi dan Inovasi di Kebun Raya Massenrempulu," ungkap Bupati Enrekang Muslimin Bando, Jumat 29 Juli 2022.

"BRIN akan memperluas fungsi kebun raya, untuk pengembangan potensi ekonomi di daerah kita," tambahnya.

 

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Perpres 93/2011, kebun raya mempunyai lima fungsi yaitu konservasi, riset, lingkungan, edukasi dan wisata. Dari lima fungsi yang menyokong untuk pemeliharaan adalah unsur fungsi edukasi dan wisata yang memperoleh pendapatan dan menjadi sumber PAD di daerah.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan perluasan fungsi kebun raya itu saat ini sedang digodok. Pengelolaannya nanti akan dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) yang dibentuk Pemda.

Proses pembentukan BRIDA di daerah tersebut sedang berjalan dengan Kementerian Dalam Negeri. “Permendagri-nya akan dilansir, untuk menjadi panduan Pemda dalam penguatan tidak hanya BRIDA, tapi juga penguatan ekosistem riset dan inovasi di daerah,” sebut Handoko.

Halaman
Editor: Baharuddin Arifin
Contributor: Basir
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar