Wali Kota Makassar Surati Kemenhub Terkait Desain At Grade Kereta Api Sulsel, Sebut Penlok Cacat Hukum

Minggu, 7 Agustus 2022 08:48 WIB

Share
Wali Kota Makassar Surati Kemenhub Terkait Desain At Grade Kereta Api Sulsel, Sebut Penlok Cacat Hukum
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Wali Kota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto telah membuat surat ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) terkait desain at grade pada Kereta Api Sulsel yang melintasi wilayah Kota Makassar.

Ia menyebut jika pihaknya membela masyarakat Kota Makassar yang bakal kebanjiran jika desain tersebut diterapkan di wilayah Kota Makassar.

Dia pun mempertanyakan hasil analisis dampak lingkungan (Amdal) yang dokumennya belum juga dibuka ke publik, sehingga penetapannya terkesan tidak transparan.

"Saya tidak ji, saya cuman membela masyarakat kota Makassar karena saya tahu persis masa saya tahu saya diam," kata Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar dua periode kepada wartawan, Jumat 5 Agustus 2022.

 

 

Danny mengaku dalam surat resmi ke Kementrian Perhubungan itu terkait usulannya agar desain Kereta Api Sulsel di wilayah Kota Makassar dibuat secara elevated atau melayang.

Ia pun tengah mengkonsultasikan masalah ini ke DPRD, sebab menurutnya jika dipaksakan akan melanggar peraturan daerah tentang tata ruang wilayah (RTRW).

"Saya kan bikin surat tadi malam. Termasuk itu saya dengan DPRD, menyikapi itu. Saya kan konsultasi dengan DPRD apa bahannya termasuk otonomi daerah, itu pelanggaran mendasar terhadap otonomi daerah karena kita tidak dilibatkan," ujarnya.

Danny juga menilai penetapan lokasi (penlok) jalur Kereta Api Sulsel cacat hukum karena tidak melibatkan pihaknya dalam pengambilan keputusan, padahal rel melintasi Makassar, daerah yang menjadi wewenangnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar