Bentuk Shelter di Mariso, DPPPA Makassar Ajak Warga Stop Kekerasan Pada Anak dan Perempuan

Rabu, 10 Agustus 2022 21:55 WIB

Share
DPPPA Kota Makassar bentuk shelter warga di Kelurahan Mariso, Rabu 10 Agustus 2022.
DPPPA Kota Makassar bentuk shelter warga di Kelurahan Mariso, Rabu 10 Agustus 2022.

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Shelter warga di Kelurahan Mariso resmi dibentuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Rabu 10 Agustus 2022.

Kelurahan Mariso merupakan satu dari 30 titik yang menjadi target DPPPA Makassar tahun ini.

Sebelum dibentuk, DPPPA Makassar memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait fungsi hadirnya shelter di tengah-tengah masyarakat.

Edukasi itu melalui kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan Kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2022.

 

 

Dalam kegiatan tersebut, DPPPA menghadirkan Yudha Yunus, Ketua Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) dan Ariani, Ketua Shelter Warga Borong sebagai narasumber.

Ketua Shelter Warga Borong, Ariani menyampaikan shelter warga merupakan tempat penanganan awal bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Apalagi selama ini banyak korban kekerasan yang enggan melapor. Padahal menurut Ariani, kasus kekerasan khususnya yang menimpa anak-anak dan perempuan harus distop.

“Nanti tim shelter warga melakukan rujukan ke UPT PPA dan kepolisian khusus untuk kasus-kasus yang berat. Tapi kalau bisa diselesaikan di shelter itu kita selesaikan,” kata Ariani.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar