Sukses Cetak 175 Kader DP3, KPU Enrekang Optimis Hadapi Pemilu 2024

Jumat, 12 Agustus 2022 16:45 WIB

Share
Sukses Cetak 175 Kader DP3, KPU Enrekang Optimis Hadapi Pemilu 2024
KPU Enrekang kini miliki 175 kader DP3 dari tujuh desa.

ENREKANG, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang sukses menyelenggarakan program kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di tujuh Desa di Kabupaten Enrekang.

Program yang telah berjalan sejak tahun 2021 ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan untuk menjaring dan mencetak kader Pemilu di desa.

KPU Enrekang sendiri telah memiliki kader DP3 di Desa Cemba, Desa Pasui, Desa Kolai, Desa Tungka, Desa Kadingeh, Desa Pasang dan Desa Mekkala, dengan masing-masing desa memiliki 25 kader sehingga totalnya sebanyak 175 kader.

Menurut Ketua KPU Enrekang, Haslipa jika kader DP3 ini merupakan mitra strategis bagi KPU Enrekang dalam melaksanakan dan menyukseskan agenda Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.

 

"Kader DP3 kiranya aktif melakukan pencerahan kepada masyarakat terkait agenda dan tahapan Pemilu 2024 yang sementara berjalan. Bapak dan Ibu selaku kader DP3 adalah perpanjangan tangan bagi KPU Enrekang dalam melakukan sosialisasi kepemiluan di desa," kata Haslipa dalam kegiatan penutupan Pembekalan Kader DP3 di Desa Mekkala, Kecamatan Curio, Rabu 10 Agustus 2022.

“Jangan lupa, informasi dan pengetahuan yang telah diterima dalam forum DP3 harap diteruskan kepada keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar agar mereka dapat memahami tujuan dilaksanakannya Pemilu,” sambungnya.

 

Hal yang sama disampaikan Muhammad Yunus selaku Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM bahwa kegiatan DP3 ini merupakan program yang dirancang KPU untuk mempermudah tugas-tugas KPU dalam melaksanakan semua tahapan Pemilu maupun Pemilihan Serentak Tahun 2024.

"Kami berharap Bapak dan Ibu selaku Kader DP3 bisa terlibat sebagai Penyelenggara Adhoc pada Pemilu 2024 nanti. Jaga integritas dan jangan berafiliasi dengan Partai Politik ataupun menjadi Tim Sukses Pasangan Calon karena penyelenggara Pemilu harus netral dan independen," ucapnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar