Brigjen Hendra Berpotensi Susul Ferdy Sambo Dipecat Tidak Terhormat Dari Kepolisian

Minggu, 11 September 2022 13:48 WIB

Share
Brigjen Hendra Kurniawan dan istri. (Instagram/@sealisyah)
Brigjen Hendra Kurniawan dan istri. (Instagram/@sealisyah)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap para tersangka yang melanggar obstruction of justice dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, akan digelar pekan depan.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, bahwa yang akan menjalani sidang komisi kode etik yakni Eks Karo Paminal Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan.

Ia merupakan salah satu tersangka obstruction of justice dalam kasus pembunuhan berencana.

 

"(Sidang etik Brigjen Hendra) minggu depan. Jadi minggu depan itu yang kekurangan tiga itu dituntaskan minggu depan," ujar Dedi kepada wartawan, Minggu (11/9/2022).

Namun demikian, Jenderal bintang dua itu masih belum merinci terkait waktu dilaksanakannya sidang kode etik tersebut. "Harinya belum dong," tutur dia.

Hingga saat ini, Polri telah merampungkan sidang kode etik dengan total 3 pelanggar. Mereka ialah Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kombes Agus Nurpatria.

Mereka diputus untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat dari Polri. Namun mereka sepakat untuk mengajukan banding.

 

Dalam kasus obstruction of justice, Polri telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka. Mereka ialah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuk Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Halaman
Editor: Baharuddin Arifin
Contributor: Rindiani
Sumber: poskota.co.id
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar