127 Orang Meninggal Dalam Kerusuhan Suporter Arema FC vs Persebaya

Minggu, 2 Oktober 2022 06:52 WIB

Share
Tangkapan layar suasana ricuh suporter usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu 1 September 2022. (Foto: twitter/@f12xos)
Tangkapan layar suasana ricuh suporter usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu 1 September 2022. (Foto: twitter/@f12xos)

MALANG, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menyebut 127 orang meninggal dalam kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa TImur, Sabtu 1 Oktober 2022.

Ini disampaikan Kapolda dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu 2 Oktober 2022.

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Irjen Pol Nico Afinta.

Menurutnya 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

 

Penyebab korban meninggal pada kejadian itu lantaran terjadi penumpukan di satu titik karena massa ingin keluar dari stadion.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," ujarnya.

Usai laga pekan kesebelas Liga 1 2022 antara Arema FC menjamu Persebaya yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah 2-3, suporter Arema FC langsung menyerbu lapangan.

Mereka terlihat merusak sejumlah fasilitas di lapangan.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar