Sambut Hakordia 2022, Pemkab Enrekang gelar Sosialisasi Anti Korupsi

Sabtu, 26 November 2022 08:59 WIB

Share
Inspektorat Daerah Kabupaten Enrekang menyelenggarakan rapat koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi, Jumat 25 November 2022.
Inspektorat Daerah Kabupaten Enrekang menyelenggarakan rapat koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi, Jumat 25 November 2022.

ENREKANG, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Inspektorat Daerah Kabupaten Enrekang menyelenggarakan rapat koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi kepada seluruh Kepala OPD dilingkup Pemerintah Daerah Enrekang

Hadir langsung membuka kegiatan Sekretaris Daerah Enrekang, H. Baba didampingi Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Rizal Suhaili beserta jajaran yang memberikan langsung materi kepada seluruh kepala OPD yang hadir di Ruang Rapat Bupati, Jumat 26 November 2022.

Inspektur Daerah Kabupaten Enrekang, Asrul Lode mengatakan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan tersebut juga menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember nanti.

“Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia (hakordia) yg jatuh pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya, dengan tema Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi diharapkan kegiatan ini dapat membangun Integritas Seluruh ASN dalam Penyelenggaraan Pemerintahan yang menerapkan prinsip-prinsip good governance,” kata Asrul Laode.

 

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah (Sekda) Enrekang, H. Baba mengatakan pihaknya telah melakukan upaya pencegahan strategis sebagai bentuk pencegahan korupsi dilingkup Pemda Enrekang .

“Sedikitnya ada tujuh kebijakan strategis sebagai upaya kita, dimulai dari penyampaian laporan harta kekayaan bagi ASN, Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi, Penguatan 8 area MCP KPK dengan nilai capaian 80%, Survey Penilaian Integritas sejak tahun 2021 serta Penguatan Sistem Interen dan melakukan koordinasi dengan pihak eksternal seperti APH, BPK, BPKP dan LSM,” ucap H. Baba.

Sekda menjelaskan penciptaan sistem yang didesain dengan baik dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi atau yang lebih dikenal dengan SPIP (Sistem Pengendalian Interen Pemerintah) yang juga mendapat perhatian oleh BPKP Sulsel.

“Pada kesempatan ini juga saya sampaikan ucapan terima kasih kepada BPKP karena telah memberikan support yang besar kepada kami melalui pendampingan penilaian tingkat kematangan SPIP yang dilaksanakan 2 kali di tahun ini, semoga ini menjadi penyemangat untuk kita semua dalam pemberantasan korupsi,” ujarnya.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar