Sidang Suap PUTR Sulsel, Kontraktor Ungkap Ketua DPRD Sulsel Pinjam Rp4 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 08:34 WIB

Share
Sidang lanjutan kasus dugaan suap pegawai BPK untuk pengurusan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulsel tahun anggaran 2020, Selasa 24 Januari 2023. (Foto: ist)
Sidang lanjutan kasus dugaan suap pegawai BPK untuk pengurusan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulsel tahun anggaran 2020, Selasa 24 Januari 2023. (Foto: ist)

MAKASSAR, SULSEL.POSKOTA.CO.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan aliran dana Rp4 miliar ke Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pegawai BPK untuk pengurusan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulsel tahun anggaran 2020 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Selasa 24 Januari 2023.

Sidang yang digelar di Gedung CCC ini, menghadirkan kontraktor Petrus Yalim sebagai saksi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Johan Dwi Junianto, dalam persidangan tersebut mempertanyakan uang yang diberikan Petrus Yalim kepada Andi Ina Kartika Sari.

Sebab nilai uang yang diberikan Petrus mencapai milliaran rupiah.

 

"Saksi pernah meminjamkan uang Rp4 miliar ke Ketua DPRD (Andi Ina Kartika Sari)?," tanya JPU KPK Johan Dwi kepada Petrus Yalim dalam siding itu.

Petrus Yalim pun membenarkan adanya pinjaman kepada Andi Ina, di mana uang tersebut diserahkan Petrus Yalim kepada Andi Ina dengan cara ditransfer.

Menurut Petrus Yalim, uang yang diminta oleh Andi Ina tersebut untuk kebutuhan kantornya.

"Iya pak betul. Itu katanya untuk kebutuhan kantornya. Ditransfer ke rekening, kalau tidak salah ke rekening kas negara, ada tanda terima kwitansi," ucap Petrus Yalim.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar